Desiminasi Produk Hasil Mangrove
Diseminasi hasil produk berbasis mangrove di Pulau Kodok merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal. Diseminasi ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk turunan dari mangrove, seperti batik ecoprint, makanan olahan berbahan baku mangrove, serta produk kerajinan tangan. Produk-produk tersebut dihasilkan melalui kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat setempat, dengan fokus pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang ramah lingkungan.
Dalam acara ini, mahasiswa Bisnis Digital berperan penting dalam merancang strategi pemasaran produk-produk mangrove tersebut. Mereka memperkenalkan penggunaan platform digital, seperti media sosial dan marketplace, untuk membantu masyarakat memasarkan produk mangrove kepada audiens yang lebih luas. Selain itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan tentang cara membangun merek yang kuat, serta pentingnya membangun identitas produk lokal yang memiliki ciri khas dan keunikan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk mangrove dari Pulau Kodok di pasar lokal maupun nasional.
Mahasiswa Fakultas Perikanan turut memberikan kontribusi dalam mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sumber daya mangrove secara berkelanjutan. Mereka membagikan pengetahuan mengenai teknik pengolahan yang ramah lingkungan, seperti produksi makanan berbasis mangrove yang aman untuk dikonsumsi dan kaya akan nilai gizi. Diseminasi ini juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem mangrove, agar pemanfaatannya dapat berkelanjutan dan tidak merusak lingkungan. Produk-produk mangrove yang dihasilkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung kelestarian ekosistem pesisir di Pulau Kodok.
Hasil dari diseminasi ini menunjukkan bahwa produk-produk mangrove dari Pulau Kodok memiliki potensi yang besar untuk berkembang dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini juga memperlihatkan betapa pentingnya peran kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan inovasi produk yang berkelanjutan. Melalui pengenalan teknologi digital dan penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang baik, diseminasi ini menjadi langkah awal untuk membangun perekonomian lokal yang lebih mandiri dan ramah lingkungan, dengan tetap menjaga keseimbangan alam di Pulau Kodok.